Peran Pendidik dalam Kasus Bullying  Tara dan Agus Sampurno


Bullying (perilaku mengancam, menindas dan membuat perasaan orang lain tidak nyaman) berlangsung dari masa ke masa di dalam dunia pendidikan. Kasus bullying bahkan belum lama ini terjadi kembali, dunia pendidikan di Indonesia dikejutkan kembali dengan kasus bullying Siswi SMP Dikeroyok 12 Siswa SMA di Pontianak. 

Semua orang bisa menjadi korban atau malah menjadi pelaku bullying. Untuk mengatasinya diperlukan kebijakan yang bersifat menyeluruh di sekolah. Sebuah kebijakan yang melibatkan komponen dari guru sampai siswa, dari kepala sekolah sampai orang tua murid. Kebijakan hanya akan berlangsung baik apabila ada langkah yang nyata dari sekolah untuk menyadarkan seluruh komponen sekolah betapa bullying sangat mengganggu proses belajar mengajar. Untuk itu salah satu yang bisa dipilih adalah membuat sebuah program anti bullying disekolah.

Kegunaan dari program serta kegiatan anti bully di sekolah antara lain;

1. Menanamkan pengertian bahwa rasa aman adalah hak dan milik semua orang

2. Menyadarkan semua orang disekolah bahwa tindakan bullying dalam bentuk apapun tidak dapat diterima

3. Membekali siswa untuk membuat keputusan (ingat; kunci dari penyelesaian masalah bullying adalah pada pengungkapan kasus kepada orang yang lebih dewasa, berkompeten atau yang siswa kita percayai)

4. Membantu siswa membentuk lingkaran orang yang mereka percayai

Kegiatan yang bisa dilakukan selama program ini antara lain;

1. Brainstorming dan diskusi

2. Kegiatan menggunakan lembar kerja

3. Membaca buku cerita yang berhubungan dengan bullying

4. Membuat gambar , kolase, poster mengenai pencegahan bullying

5. Bermain drama

6. Berbagi cerita dengan orang tua di rumah

7. Menyanyikan lagu anti bullying dengan lyrik yang sudah dirubah dari lagu yang populer

8. Menulis puisi

9. Bermain teater boneka

Dari semua kegiatan serta pelaksanaan langkah diatas diharapkan sekolah menjadi tempat yang paling aman bagi anak serta guru untuk belajar dan mengajar. Tidak hanya pihak Sekolah yang berperan tetapi dari orang tua serta masyarakat umum juga berperan dalam hal Stop Bullying. Tidak ada seorang pun yang ingin  disakiti perasaan maupun badannya Serta tidak ada korban bullying lagi seperti Aundrey.

Reference 
https://doktersehat.com/viral-siswi-smp-dikeroyok/ #JusticeForAudrey

https://gurukreatif.wordpress.com/2007/11/21/membuat-program-anti-bullying-di-sekolah/

Berita Lainnya

Menuju Muba Maju Berjaya, Pemerintah Kab..

by: Admin

Melalui Sampoerna University, Putera Sampoerna Foundation (PSF) menandatangan..

BACA    
Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Lubukl..

by: Admin

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ..

BACA    
48 peserta didik dan 6 guru di SMPN 4 Su..

by: Admin

Pesisir Selatan, 06 Mei 2019 – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berkola..

BACA    
Kembangkan Kapasistas 650 Siswa SMAN 1 ..

by: Admin

Bali, 28-30 April 2019 SMAN 1 Kintamani menggelar kegiatan STEM CAMP (Science..

BACA    

Berinteraksi dengan Kami

Punya Banyak Pertanyaan?